Minggu, 12 Oktober 2014



TEMAN

Adakalanya aku merasa bosan, rasanya aku ingin menghabiskan segala yang aku punya seperti waktuku, uangku. Menghabiskan waktuku dengan seseorang yang bernama teman. Tapi apa benar teman itu nyata. Jika nyata, mengapa mereka datang dan menghilang begitu saja.
Teman dekat, teman jauh, teman sejawat, teman baik, teman jahat, teman perusak, temen makan hati dan juga teman hati. Aku rasa semua tahu bahwa berteman lebih baik daripada bermusuhan. Walaupun dia jahat, perusak, makan hati dia tetep teman.
Pasti lah, semua orang membutuhkan teman. Dan semua orang pasti mempunyai teman. Teman itu seperti keluarga kedua kita. Bahkan kau akan merasakan sangat dekat dengan teman daripada keluargamu.
Yang aku ingin rasakan saat ini adalah mempunyai teman. Yang nyaman untuk aku bercerita. Semuanya pasti akan terasa lega setelah bercerita sesuatu tentang apa yang kamu rasakan saat itu. Teman itu adalah salah satu yang membuat kamu bahagia ketika kamu sedang sedih.
Aku punya teman, tapi teman yang biasa. Tidak terlalu dekat, tidak terlalu akrab. Tetapi, jika kamu tidak mendapatkan teman yang nyaman untuk bercerita. Bagaimana perasaanmu? Sedih pastinya. Itulah yang aku rasakan saat ini. Aku butuh teman untuk bercerita.

3 komentar:

  1. Haha coba deh sedikit dirubah perspektif nya tia,, kita kadang merasa tak banyak punya teman yang benar-benar enjoy diajak ngobrol, have fun bareng, menolong satu sama-lain, karena kita yang sedikit apatis tentang sekeliling kita, kadang kita juga mengignore teman yang sebenar-benarnya teman karena kita terlalu apriori dan kurang peka. yang penting kenali baik-baik teman kita, karena urgensinya kita harus tau siapa kita dan dengan siapa kita bergaul...

    BalasHapus

I always need your comment :)